Jul 16, 2006

Potensi Hubungan Bisnis Jawa Barat dan Sulut Lewat KPEL



Bagaimanapun Rumahnya Suku Minahasa, Tanaman Hias Pasti Ada






Rumah Kelapa di Manado, Potensi Pasar Rumah Tahan Gempa



Sulawesi Utara, Pasar Prospektif untuk UKM Jabar


MANADO, (PR).-

Pasar Sulawesi Utara (Sulut) prospektif untuk dikembangkan oleh para pelaku UKM (usaha kecil menengah) Jabar. Baik sebagai tujuan akhir produk UKM Jabar, maupun sebagai tujuan antara untuk kemudian diekspor lagi ke negara lain. Produk-produk seperti rajutan, produk penunjang pertanian, composter (pengolah sampah), kemasan dan aneka produk-produk islami, merupakan produk potensial untuk dikembangkan UKM Jabar dengan Sulut.

Demikian isu utama yang mencuat dalam rapat kerja Forum KPEL (kemitraan bagi pengembangan ekonomi lokal) Jabar dan Forum KPEL Nyiur Melambai, Sulut, di Kantor Badan Pengelola Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu Sulut, akhir pekan lalu. ”Kami yakin lewat KPEL Jabar dan KPEL Sulut ini, banyak kerja sama bisnis yang bisa dikembangkan antara pelaku UKM Jabar dan Sulut,” ujar salah Frankie Najoan pengurus KPEL Sulut.

Menurut dia dengan berbagai teknologi yang dimiliki Jabar, bisa disinergikan dengan kebutuhan UKM di Sulut. Misalnya dalam hal kemasan barang, yang sampai saat ini masih menjadi masalah bagi produk-produk UKM Sulut. Untuk itu, pelaku usaha Jabar berpeluang untuk memberikan solusinya.

”Bentuknya bisa apa saja, investasi langsung di Sulut ataupun dengan cara mengirimkan produk kemasannya saja. Apapun, yang jelas sangat dibutuhkan di sini. Terutama untuk pengembangan ke pasar ekspor,” katanya. Pelaku UKM Jabar juga memungkinkan memasarkan produk unggulan Sulut. Di antaranya berbagai produk yang berbahan baku kelapa.

”Saat ini yang paling menarik batok dan sabut kelapa. Karena di Sulut saat ini sedang kelebihan stok, setelah pasar Australia mengurangi pembeliannya. Batok dan sabut ini biasanya digunakan untuk bahan kerajinan, dijadikan arang, dan kebutuhan industri lainnya,” katanya.

Sementara Ketua Forum KPEL Jabar, Sonson Garsoni, menilai hal yang paling menarik adalah peluang ekspor di Sulut yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UKM Jabar. Memanfaatkan kerja sama kawasan ekonomi antara Brunei, Sulut, dan Filipina, banyak kemudahan yang bisa didapat apabila ekspor melalui Sulut.

”Ada insentif-insentif yang menguntungkan jika mengekspor dari Sulut. Apalagi dari Sulut ini jika ingin ke Filipina atau ke Brunei dibebaskan dari membayar fiskal, sehingga lebih memungkinkan membuka pasar secara intensif,” katanya.

Ekspor sulut

Selain itu, beberapa permintaan dari pasar ekspor Sulut berpeluang dipenuhi oleh UKM Jabar. Karena produk-produk tersebut tidak dipunyai atau masih sangat jarang di sulut. Terutama aneka produk halal untuk pasar Dacau, Filipina, yang sulit dipenuhi UKM Sulut.

”Di Sulut mayoritas penduduknya non-Islam sehingga produk-produk halal tak berkembang. Sementara Dacau, yang menjadi pasar terdekat Sulut, justru meminta produk-produk Muslim,” katanya.

Sementara Ir. Agus Hermawan, M.si., fungsional perencana muda Bappeda Jabar, yang menjadi Provinsi Suport Unit untuk Forum KPEL Jabar, mengatakan banyak manfaat yang didapat dari pertemuan dengan KPEL Sulut tersebut. Terutama peluang untuk melakukan sinergi bagi pengembangan ekonomi lokal kedua daerah.

”Saat ini kita sedang rumuskan hasil dari pertemuan tersebut, terutama untuk menyusun prioritasnya, yang mana kerja sama yang perlu segera ditindaklanjuti,” katanya. (A-135)***

2006 - Pikiran Rakyat Bandung

No comments:

Musda Askkindo Jawa Barat

Musda Askkindo Jawa Barat
Bertempat di Grha Kadin Kota bandung berlangsung Musda Asosiasi Konsultan Non Konstruksi (ASKKINDO) Jawa Barat. Formateur akhirnya menetapkan kembali memilih Sonson Garsoni menjadi Ketua periode 2007 -2011

Musda APPKMI, 2007

Musda APPKMI, 2007
Bertempat di Grha Kadin, Musyawarah APPKMI ( Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia) Jawa Barat berlangsung. Tampak Ir Lex Laksamana- Sekda Prov Jawa Barat bersama Ir Sonson Garsoni- Ketua APPKMI terpilih untuk ke-2 kalinya.

Musda APPKMI

Musda APPKMI
There are more than 175 fertilizer producers joining appkmi as Association for Small and Medium Indonesia Fertilizer Industry. Most of them are medium and small scale industry companies wich produce many kind fertilizer such as Tablet Urea ( Nitrogen 46 %), Liquid Foliar Fertilizers, Complete Compound Fertilizer Tablet, Complete Compound Fertilizer Specific Tablet, Complete Compound Fertilizer Prilled, Organic Compost Fertilizer, Organic Fertilizers and also included natural fertilizer natural Bat Guano, Natural Pesticide, Feed Suplement, ect.

Rapat Pengurus AKU Jawa Barat

Rapat Pengurus AKU Jawa Barat
Membahas kelangsungan Usaha Mikro UPPKS ( Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) dibahas pengurus secara rutin di Sekretariat AKU.

Pendirian ASKKINDO

Pendirian ASKKINDO
Deklarasi ASKINDO dilakukan pada tanggal 25 Nopember 2002 di Hotel Panghegar, Jl. Merdeka No 2, Bandung dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh 50 peserta dari 26 perusahaan. Sedangkan pengesahan badan hukumnya dilakukan didepan notaris Ano Muhamad Nasrudi,SH, dengan akta nomor 1, tanggal 3 Pebruari 2003

Asosiasi Benih Bibit Indonesia ( ASBBINDO)

Asosiasi Benih Bibit Indonesia ( ASBBINDO)
Bertempat di Bandung, dideklarasikan pendirian Asosiasi benih Bibit Indonesia (Asbbindo) Jawa Barat, 1999

Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI) Jawa Barat

Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI) Jawa Barat
Bertempat di Hotel Homann, berlangsung pendirian Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI) Jawa Barat, 2000

Raker Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU)

Raker Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU)
Bertempat di grand Hotel Lembang berlangsung Rapat Kerja Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU) Jawa Barat diikuti oleh pengurus AKU Kab/Kota se Jawa Barat. AKU Jawa Barat dengan anggota lebih dari 52.000 kelompok usaha mikro berusaha terus eksis ditengah kesulitan usaha didera oleh berbagai kenaikan harga bahan baku dan penolong. Ir Sonson Garsoni- Ketua AKU Jawa Barat menyampaikan sambutan pada Rakerda AKU, th 2004

AgroSight 2000 Di Gasibu Bandung

AgroSight 2000 Di Gasibu Bandung
Berbagai event bisnis berupa pameran (Expo), seminar dan Rapat Pendirian Asosiasi berlangsung di Gasibu dan Aula Dinas Pertanian, TH 2000. Event yang diselenmggarakan oleh gabungan Asosiasi bisnis sektor pertanian Jawa Barat ( Appkmi, Asbbindo, Alsintani) ini diorganizing oleh PT. Paska KONSULTAN- suatu business services di Bandung.

Video Aktivitas Asosiasi

Loading...

Video Pemasaran Produk Kreatif Bandung

Loading...

Forum Diskusi on Facebook

KencanaOnline.Com on Facebook

Search This Blog