Nov 27, 2009

Sistem Resi Gudang Harus Bisa Direalisasikan


BANDUNG, (PR).-

Kadin Jabar mengharapkan Pemprov mendorong pelaksanaan sistem resi gudang ( warehouse receipt system) atau WRS, untuk menaikkan nilai tukar petani (NTP) Jabar. Sistem itu dinilai sebagai alternatif paling baik untuk mendekatkan harga jual petani dengan harga beli di tingkat konsumen.

"Kompleksitas tata niaga pada komoditas pertanian, bisa dikatakan sudah sangat sulit untuk diperbaharui. Karena itulah perlu sistem baru, untuk mengefisienkan tata niaganya," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Jabar, Bidang Pertanian, Kehutanan, dan peternakan, Sonson Garsoni di Bandung, Minggu (12/4).

Dijelaskan, dengan berbagai distorsi dalam tata niaga komoditas pertanian, membuat NTP sulit mendekati harga di tingkat konsumen. Misalnya pada komoditas beras, saat di masyarakat harganya tinggi petani padi tetap saja mendapatkan harga gabah yang murah.

Dengan sistem resi gudang, petani tidak perlu menjual ke tengkulak. Gabah tinggal dibawa ke pengelola gudang yang mengolahnya jadi beras dan menyimpannya di gudang sampai mendapatkan harga yang bagus.

"Menaikkan NTP intinya adalah membuat harga jual petani sedekat mungkin dengan harga beli di tingkat konsumen. Sistem resi gudang memungkinkan untuk itu karena bisa mengefisienkan tata niaganya," katanya.

Oleh karena itu, menurut Sonson, pemprov harus mendorong penggunaan sistem itu lebih meluas. Di antaranya dengan memperbanyak pembuatan infrastruktur gudang. Baik yang diprakarsai pemerintah maupun oleh pihak swasta.

Selain itu perlu juga disosialisasikan sejak awal, penggunaan sistem resi gudang ke berbagai pemangku kepentingan komoditas pertanian. Sehingga bisa mendorong mempercepat aplikasi sistem resi gudang di berbagai daerah.

Pemerintah, menurut dia, sangat memungkinkan untuk memfungsikan bulog sebagai lembaga pengelola gudang. Selain memiliki infrastruktur gudang di berbagai tempat, juga sudah sangat mengenal produk padi.

Hanya saja, ia mengingatkan Dalam sistem resi gudang ini, Bulog berperan sebagai pengelola gudang. Artinya dia murni menjual jasa unuk mengolah gabah menjadi padi dan menyimpannya di gudang, tanpa melakukan pembelian. Keuntungan Bulog nantinya datang dari fee jasa yang dia berikan. (A-135)***

Naskah asli, http://www.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=69671

No comments:

Musda Askkindo Jawa Barat

Musda Askkindo Jawa Barat
Bertempat di Grha Kadin Kota bandung berlangsung Musda Asosiasi Konsultan Non Konstruksi (ASKKINDO) Jawa Barat. Formateur akhirnya menetapkan kembali memilih Sonson Garsoni menjadi Ketua periode 2007 -2011

Musda APPKMI, 2007

Musda APPKMI, 2007
Bertempat di Grha Kadin, Musyawarah APPKMI ( Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia) Jawa Barat berlangsung. Tampak Ir Lex Laksamana- Sekda Prov Jawa Barat bersama Ir Sonson Garsoni- Ketua APPKMI terpilih untuk ke-2 kalinya.

Musda APPKMI

Musda APPKMI
There are more than 175 fertilizer producers joining appkmi as Association for Small and Medium Indonesia Fertilizer Industry. Most of them are medium and small scale industry companies wich produce many kind fertilizer such as Tablet Urea ( Nitrogen 46 %), Liquid Foliar Fertilizers, Complete Compound Fertilizer Tablet, Complete Compound Fertilizer Specific Tablet, Complete Compound Fertilizer Prilled, Organic Compost Fertilizer, Organic Fertilizers and also included natural fertilizer natural Bat Guano, Natural Pesticide, Feed Suplement, ect.

Rapat Pengurus AKU Jawa Barat

Rapat Pengurus AKU Jawa Barat
Membahas kelangsungan Usaha Mikro UPPKS ( Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) dibahas pengurus secara rutin di Sekretariat AKU.

Pendirian ASKKINDO

Pendirian ASKKINDO
Deklarasi ASKINDO dilakukan pada tanggal 25 Nopember 2002 di Hotel Panghegar, Jl. Merdeka No 2, Bandung dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh 50 peserta dari 26 perusahaan. Sedangkan pengesahan badan hukumnya dilakukan didepan notaris Ano Muhamad Nasrudi,SH, dengan akta nomor 1, tanggal 3 Pebruari 2003

Asosiasi Benih Bibit Indonesia ( ASBBINDO)

Asosiasi Benih Bibit Indonesia ( ASBBINDO)
Bertempat di Bandung, dideklarasikan pendirian Asosiasi benih Bibit Indonesia (Asbbindo) Jawa Barat, 1999

Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI) Jawa Barat

Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI) Jawa Barat
Bertempat di Hotel Homann, berlangsung pendirian Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI) Jawa Barat, 2000

Raker Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU)

Raker Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU)
Bertempat di grand Hotel Lembang berlangsung Rapat Kerja Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU) Jawa Barat diikuti oleh pengurus AKU Kab/Kota se Jawa Barat. AKU Jawa Barat dengan anggota lebih dari 52.000 kelompok usaha mikro berusaha terus eksis ditengah kesulitan usaha didera oleh berbagai kenaikan harga bahan baku dan penolong. Ir Sonson Garsoni- Ketua AKU Jawa Barat menyampaikan sambutan pada Rakerda AKU, th 2004

AgroSight 2000 Di Gasibu Bandung

AgroSight 2000 Di Gasibu Bandung
Berbagai event bisnis berupa pameran (Expo), seminar dan Rapat Pendirian Asosiasi berlangsung di Gasibu dan Aula Dinas Pertanian, TH 2000. Event yang diselenmggarakan oleh gabungan Asosiasi bisnis sektor pertanian Jawa Barat ( Appkmi, Asbbindo, Alsintani) ini diorganizing oleh PT. Paska KONSULTAN- suatu business services di Bandung.

Video Aktivitas Asosiasi

Loading...

Video Pemasaran Produk Kreatif Bandung

Loading...

Forum Diskusi on Facebook

KencanaOnline.Com on Facebook

Search This Blog