Apr 18, 2011

Potensi Besar Bisnis Biogas, Tuntaskan Masalah Sampah

JAKARTA, KOMPAS.com - Potensi ketersediaan bahan baku biogas di Tanah Air sangat besar. Namun demikian, energi alternatif itu masih belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal biogas dapat mendukung kebutuhan energi bagi industri rumah tangga dan usaha kecil menengah (UKM).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, pengembangan biogas sangat prospektif mengingat besarnya populasi hewan ternak dan agrikultur. Pada tahun 2009, Indonesia memiliki 13 juta ekor sapi perah dan sapi potong, serta 28 juta ekor kambing, domba, kerbau.

Menurut pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Vince Gowan, bisnis pengembangan biogas prospektif. "Apalagi Indonesia memiliki banyak daerah potensial sebagai sumber biogas, terutama sentra-sentra peternakan sapi potong dan sapi perah," katanya di sela seminar mengenai biogas, Senin (21/2/2011) di Jakarta.

Nilai investasi biogas mencapai Rp 10 juta per unit. Targetnya, ada satu juta unit biogas dalam waktu tiga tahun ke depan dengan penyebaran di 7 provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Untuk mengembangkan biogas, menurut Vince, peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam bentuk pemberian insentif, alih teknologi, dan pelatihan. Di China, misalnya, pemerintah setempat sangat mendukung pengembangan biogas secara massal, antara lain dengan memberi insentif, misalnya berupa pinjaman lunak dan pembangunan pusat pelayanan biogas di setiap wilayah.

Biogas di Indonesia sudah lama dikembangkan namun belum optimal, karena dalam penerapannya masih bersifat proyek percontohan dan belum ada dukungan yang optimal dari pemerintah seperti kebijakan subsidi. Hambatan lain adalah, masih tingginya biaya pembuatan biogas bagi kalangan industri rumah tangga dan UKM.

Ramah lingkungan

Berdasarkan data BPS per Agustus 2010, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai sekitar 8,3 juta orang. Di sisi lain, dunia mengalami perubahan iklim yang merugikan manusia. Peningkatan produktivitas nasional diharapkan dapat mengatasi masalah itu. Salah satunya melalui pengembangan kewirausahaan dan pengembangan daerah produktif yang ramah lingkungan, seperti pengembangan biogas sebagai sumber energi alternatif yang juga bermanfaat untuk mendukung kebutuhan energi bagi industri rumah tangga dan UKM. Selain relatif tidak menimbulkan polusi, penggunaan biogas dapat menekan pengeluaran industri (sumber http://bisniskeuangan.kompas.com/). 

No comments:

Musda Askkindo Jawa Barat

Musda Askkindo Jawa Barat
Bertempat di Grha Kadin Kota bandung berlangsung Musda Asosiasi Konsultan Non Konstruksi (ASKKINDO) Jawa Barat. Formateur akhirnya menetapkan kembali memilih Sonson Garsoni menjadi Ketua periode 2007 -2011

Musda APPKMI, 2007

Musda APPKMI, 2007
Bertempat di Grha Kadin, Musyawarah APPKMI ( Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia) Jawa Barat berlangsung. Tampak Ir Lex Laksamana- Sekda Prov Jawa Barat bersama Ir Sonson Garsoni- Ketua APPKMI terpilih untuk ke-2 kalinya.

Musda APPKMI

Musda APPKMI
There are more than 175 fertilizer producers joining appkmi as Association for Small and Medium Indonesia Fertilizer Industry. Most of them are medium and small scale industry companies wich produce many kind fertilizer such as Tablet Urea ( Nitrogen 46 %), Liquid Foliar Fertilizers, Complete Compound Fertilizer Tablet, Complete Compound Fertilizer Specific Tablet, Complete Compound Fertilizer Prilled, Organic Compost Fertilizer, Organic Fertilizers and also included natural fertilizer natural Bat Guano, Natural Pesticide, Feed Suplement, ect.

Rapat Pengurus AKU Jawa Barat

Rapat Pengurus AKU Jawa Barat
Membahas kelangsungan Usaha Mikro UPPKS ( Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) dibahas pengurus secara rutin di Sekretariat AKU.

Pendirian ASKKINDO

Pendirian ASKKINDO
Deklarasi ASKINDO dilakukan pada tanggal 25 Nopember 2002 di Hotel Panghegar, Jl. Merdeka No 2, Bandung dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh 50 peserta dari 26 perusahaan. Sedangkan pengesahan badan hukumnya dilakukan didepan notaris Ano Muhamad Nasrudi,SH, dengan akta nomor 1, tanggal 3 Pebruari 2003

Asosiasi Benih Bibit Indonesia ( ASBBINDO)

Asosiasi Benih Bibit Indonesia ( ASBBINDO)
Bertempat di Bandung, dideklarasikan pendirian Asosiasi benih Bibit Indonesia (Asbbindo) Jawa Barat, 1999

Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI) Jawa Barat

Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI) Jawa Barat
Bertempat di Hotel Homann, berlangsung pendirian Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI) Jawa Barat, 2000

Raker Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU)

Raker Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU)
Bertempat di grand Hotel Lembang berlangsung Rapat Kerja Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU) Jawa Barat diikuti oleh pengurus AKU Kab/Kota se Jawa Barat. AKU Jawa Barat dengan anggota lebih dari 52.000 kelompok usaha mikro berusaha terus eksis ditengah kesulitan usaha didera oleh berbagai kenaikan harga bahan baku dan penolong. Ir Sonson Garsoni- Ketua AKU Jawa Barat menyampaikan sambutan pada Rakerda AKU, th 2004

AgroSight 2000 Di Gasibu Bandung

AgroSight 2000 Di Gasibu Bandung
Berbagai event bisnis berupa pameran (Expo), seminar dan Rapat Pendirian Asosiasi berlangsung di Gasibu dan Aula Dinas Pertanian, TH 2000. Event yang diselenmggarakan oleh gabungan Asosiasi bisnis sektor pertanian Jawa Barat ( Appkmi, Asbbindo, Alsintani) ini diorganizing oleh PT. Paska KONSULTAN- suatu business services di Bandung.

Video Aktivitas Asosiasi

Loading...

Video Pemasaran Produk Kreatif Bandung

Loading...

Forum Diskusi on Facebook

KencanaOnline.Com on Facebook

Search This Blog